Golkar Sulsel Yakin Raih Enam Kursi DPR

golkar sulsel

Ketua Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Syamsu Rizal MI menggelar rapat konsolidasi dan bedah dapil di Kota Parepare, Jumat (16/11/2018) malam.

Bakubae.com, MAKASSAR – Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Sulsel Syamsu Rijal MI (46), yakin minimal enam dari 24 calon anggota legislatif (caleg) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan duduk di parlemen Senayan di Jakarta.

“Target realistis kita 7 (kursi). Tapi dari hasil rangkain tracking survei sejak September, kita sudah bisa dudukan enam caleg di Senayan,” ujar Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rijal di terminal keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, di Mandai, Maros, Minggu (18/11/2018) sore.

Deng Ical bertolak ke Jakarta usai menghabiskan lawatan akhir pekan ke tiga kabupaten, Pinrang, Parepare dan Pangkajene Kepulauan, sejak Jumat (16/11/2018) lalu.

Hasil pemilu legislatif 2014 lalu, Partai Golkar mendudukan lima kader di parlemen pusat di Jakarta.

Sejak Agustus lalu, Syamsu Rijal MI dipercaya Ketua DPD Partai Golkar Sulsel HM Nurdin Halid, sebagai Ketua Harian Bappilu DPD Golkar Sulsel.

Tugas utamanya adalah memenangkan partai di pemilu legislatif. Secara teknis, Deng Ical tak mengurus siapa caleg yang duduk di parlemen.

“Tugas saya membantu Pak NH, untuk memenangkan partai di lumbungnya di Sulsel,” kata Deng Ical menjelaskan posisinya di struktur level provinsi Partai Golongan Karya di Sulsel.

Komposisinya, satu dari Daerah Pemilihan I Sulsel (Hamka Baco Kady), dan masing-masing dua dari Dapil II (Andi Rio Idris Padjalangi dan Syamsul Bachri), dan Dapil III (Markus Nari dan Andi Fauziah Pudjiwatie Hatta).

Oleh alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unhas itu, disebutkan Target kursi minimal Golkar di Pemilu April 2019 ini, melihat komposisi, popularitas dan kapasitas 24 caleg DPR-nya di tiga dapil.

Golkar, jelas Deng Ical, sudah memiliki peta dan hasil survei internal dan 2 survei pembanding, siapa saja enam caleg yang laik ke Senayan.

Dua caleg dari dapil III, 3 dari dapil II dan maksimal dua dari dapil I.

Karena pertimbangan etika, Deng Ical tak merinci siapa saja enam calon Anggota legislatif itu.

Dia hanya menyebut, empat incumbent dan dua pendatang baru di dapil II bisa tembus ke Senayan.

Kenapa Deng Ical begitu yakin?

Setidaknya ada tiga alasan mendasar kenapa Deng Ical optimistis, Golkar kembali memperoleh kursi mayotitas di parlemen .

Pertama, optimisme mantan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel ini, merujuk pada infrastruktur dan supra partai tertua ini.

“Sulsel ini lumbung Golkar Indonesia sejak dulu, Fanatisme pemilih kita masih terjaga, hasil survei juga menunjukkan dukungan Calon presiden mengungkan partai,” katanya.

golkar sulsel

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan HAM Nurdin Halid (NH) merayakan ulang tahunnya yang ke-60 di Singapura, Sabtu (17/11/2018) kemarin. (Nasruddin Upel )

Alasan kedua, sistem penghitungan kursi dan pembagi electoral threshold di Pemilu 2019 yang dinilai amat menguntungkan partai mapan seperti Golkar.

Alasan ketiga, mesin partai sudah mengakar hingga level desa dan kelurahan, dan struktur pemenangan pemilu yang tidak tercatat sebagai caleg.

“Dari 24 ketua harian bappilu kita di kabupaten kota, tak satupun yang nyaleg. Ini membuat ketua bappilu punya otoritas, tak dicurigai oleh caleg lain, dan hanya fokus memenangkan partai,” ujarnya.[Tribuntimur]