Ibu Mufidah Kalla Kunjungi Kampung Baduy

Mufidah Kalla

Ibu Mufidah Kalla melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten untuk memberikan pengarahan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten di Museum Negeri Banten (eks Pendopo Lama), Rabu (14/2/2018).

Ibu Hajjah Mufidah Kalla, istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja ke provinsi Banten untuk memberikan arahan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten di Museum Negeri Banten (dulu Pendopo Lama), pada hari Rabu (14/2/2018). Kedatangan Ibu Mufidah Kalla disambut oleh Ketua Tim Penggerak Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Banten, Ibu Niniek Wahidin Halim beserta jajaran pengurus PKK.

Ibu Mufidah Kalla melakukan kunjungan kerja bersama rombongan pengurus Dekranas yang merupakan istri sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja, antara lain Ibu Erni Tjahjo Kumolo, Ibu Rini Rudiantara, Ibu Yantie Isfandiary Airlangga Hartarto, Ibu Peggy Enggartiasto Lukita, Ibu Bintang Puspayoga, Ibu Ratna Sofyan Djalil, Ibu Nora Ryamizard Ryacudu beserta para rombongan.

Rombongan para pengurus Dekranas tersebut tiba di pendopo lama Gubernur Banten pada Rabu pagi pukul 08.30 WIB. Ketua Dekranasda Provinsi Banten Niniek Nuraini menunggu di depan pendopo untuk menyambut rombongan para istri pengurus Dekranas yang dipimpin Ibu Mufidah Kalla.

Ibu Mufidah menyatakan dalam sambutannya, agar Dekranasda Provinsi Banten membantu masyarakat pengrajin lokal di Banten untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan mereka. Tujuannya agar penjualan produk kerajinan daerah Banten dapat mengalami peningkatan nilai tambah dan kualitas produk yang lebih baik.

“Khususnya tenun Baduy Banten yang memang sudah mulai dikenal di masyarakat umum, namun masih memerlukan peningkatan kualitas produk agar tenun Baduy memiliki daya saing ketika dijual di pasar,” kata Ibu Mufidah.

Ketua Dekranasda Provinsi Banten Niniek Wahidin Halim mengungkapkan, potensi produk kerajinan lokal Banten sangat besar. Ibu Niniek mengatakan, Batik Banten adalah produk yang sudah terkenal. Selain itu Banten juga memiliki batu akik Kalimaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa dikreasikan ke berbagai bentuk. Namun potensi tersebut masih perlu dioptimalkan, sehingga apa yang diharapkan oleh Ketua Dekranas bisa diwujudkan.

“Kehadiran Ketua Dekranas, Ibu Mufidah Kalla menjadi tambahan semangat bagi kami. Ini adalah bukti kepedulian dan kecintaan Ibu Ketua Dekranas kepada Banten,” ucap istri Gubernur Banten Wahidin Halim ini dalam pidato sambutannya.

Usai memberikan sambutan di gedung pendopo lama Gubernur Banten, Ibu Mufidah Kalla beserta rombongan pengurus Dekranas pergi menuju Kampung Kanekes Baduy, untuk meninjau pengembangan produk kerajinan setempat serta memberikan bantuan bahan makanan pokok untuk warga perkampungan suku Baduy.